• Jakarta
  • September 18, 2021
0 Comments
Spread the love

SEMARANG :  Organisasi olahraga itu harus solid. Bukan saling menggigit. Ukurannya hakiki dari organisasi olahraga itu adalah sebuah prestasi.

Itu yang ditekankan Ketua Umum KONI Jawa Tengah Subroto pada Musyawarah Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah di Semarang, Rabu (10/2/2021).

“Jangan ribut siapa yang memimpin. Tapi ributlah bagaimana menuju puncak prestasi. Ini keinginan KONI. Kita harus bersih,” kata Subroto.

Brigjen TNI (purn) ini mengatakan, PB TI Jawa Tengah harus sehat dan waras. Tidak boleh ada yang mencaci, tidak ada yang berselisih paham.

“Mari duduk bersama demi meningkatkan prestasi taekwondo Jawa tengah ke level nasional maupun internasional,” tutur Subroto.

Dikatakan,  cabang olahraga taekwondo menjadi salah satu dari tujuh cabor unggulan di Pekan Olahraga Nasional Papua XX/2021 yang akan digelar pada Oktober-November nanti.

“Target cabor unggulan adalah tiga emas. Saya berharap teakwondo Jateng dapat mewujudkannya,” imbuhnya.

Subroto meyakini jika organisasi taekwondo solid pasti bisa memenuhi target yang diberikan KONI Jateng.

“Kita punya atlet nasional Mutiara Habiba, Reinaldi Atmanegara, Fauzi Akbar dan lainnya,” tutur Subroto.

Subroto juga berharap Musprov taekwondo Indonesia Provinsi Jawa Tengah periode 2021-2024 berjalan lancar. Menurutnya pemimpin terpilih nanti mempunyai tiga prinsip demi meningkatkan prestasi.

Ketiga prinsip tersebut yakni, Organisasi harus berjalan dengan baik, sehat dan berhasi. Kedua, mampu meningktakan prestasi atlet dan terakhir, bisa memberikan kesejahteraan kepada atlet, organisasi, sabam/master. (*/Sur)

Author

biru_karyaabadi@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *