• Jakarta
  • 26 November 2021
0 Comments
Spread the love

IPOJurnal (Padang) –  Selain  menerapkan digitalisasi pemasaran produk halal, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Muhammad Aqil Irham juga mendorong  para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) segera memproses sertifikasi halal produknya.

“Bersertifikat halal yang diwajibkan, sangat penting sebagai bentuk jaminan kehalalan produk. saya juga mengajak (pelaku UMK) untuk  mulai menerapkan digitalisasi marketing produk halalnya,” ungkap Aqil Irham saat mengunjungi sejumlah pelaku UMK di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (1/11/2021).

Digitalisasi pemasaran produk halal, lanjut Aqil Irham, saat ini merupakan keniscayaan. Hal itu akan membantu meningkatkan angka pemasaran.

“Ini produk yang sudah halal dan bagus. Perlu mulai diperluas jangkauan pemasarannya dengan memasukkan produknya melalui digital market agar makin meningkat penjualannya,” kata Aqil Irham kepada Nia, pelaku UMK produsen palm sugar/gula aren kemasan di kota Padang yang juga peserta fasilitasi sertifikasi halal gratis BPJPH tahun 2020 lalu.

Digitalisasi pemasaran produk halal selain sebagai salah satu strategi pengembangan usaha, juga merupakan salah satu bentuk upaya pelaku usaha untuk membantu mempermudah masyarakat untuk memperoleh produk halal yang dibutuhkannya. Karenanya, Aqil Irham berpesan kepada pelaku UMK untuk memanfaatkan peluang tersebut secara optimal.

“Kita berharap produk-produk halal UMK kita seperti ini terus naik kelas dan mampu bersaing di pasaran tidak hanya domestik tapi juga global.” pungkasnya. (Gtt)

Author

biru_karyaabadi@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *